PESONA NASKAH KUNO DI TANAH LOMBOK UTARA
Assalamualaikum guys.....
Haloo semuanya perkenalkan nama saya Rizki
Putri biasa orang-orang memanggil putri, oke teman-teman disini saya ingin
sedikit berbagai cerita mengenai perjalanan mencari permata budaya yang menjadi
warisan dan ilmu pengetahuan bagi kita yaitu Naskah Kuno. Disini saya bersama
teman teman berpetalang mencari sebuah naskah kno yang tersiimpan diuatara
bagian lombok, kami memilih Kabupaten Lombok Utara sebagai tempat kami dalam
mencari serpihan sejarah yang tersebar pada orang-oarang yag telah dipercayai
dalam menjaga naskah kuno yang di sakralkan oleh masyarakat.kami menemukan
salah satu tokoh adat yang terkenal di daerah lombok utara, beliau merupakan
tokoh adat se-KLU, beliau mendapatkan penghargaan menjadi tokoh adat terbaik
kabupaten lombok utara.
Awal perjalanan kamimendapatkan informasi bahwa banyak
yang memiliki naskah kuno di KLU, salah
satunya Datu Artadi, berasal dari kr. Raden Desa tanjung Kabupaten Lombok Utara beliau merupakan tokoh yang sangat menginspirasi, sebelum
kami mulai menelusuri sejarah tetang naskah kuno, saya yang kebetulan adalah
orang KLU tidak sulit ‘mencari informasi karena rumah kami memang berdekatan, saya
dan rekan rekan mulaimenetapkan pilihan untuk mewawancarai belia, perjalanan
kami terbilang menyenangkan dan yang lebih menyenangkan lagi kami bertemu
dengan sosok yang peduli akan budaya, murah akan ilmu, sangat menginsipirasi. Beliau
merupakan tokoh adat yang dihormati di KLU beliau berumur 78 tahun tapi
semangat beliau tidak pernah pudar, serta dedikasi beliaudan peduli beliau
terhadap budaya membuat kami malu
”Manusia mati ada kuburannya
Budaya mati dimana kutemukan pusaranya ?”
Ini
adalah kata-kata dari beliau sangat menyentuh hati, saat kami berkunjung
kerumah beliau kami disambut dengan hangatbahkan beliau sengaja menunggu
kehadiran kami, saat berkunjung kerumah beliau kami dismbut dengan senyuman dan
sedikit candaan awal kami bertemu dengan beliau sangat menginspirasi saat
memulai menanyakan naskah kuno beliau menceritakan awal mula naskah kuno itu
ada, beliau menutrkan bahwa beliau memiliki 9 naskah yang mana naskah ini
merupakan sejarah atau warisan yang tetap beliau ingin jaga sampai beliau mati,
beliau menceritkan awal mula naskah itu
ada, dan berbagai isi yang ada pada naskah tersebut beliau memaparkan jenis
naskah kuno atau yang disebut sebagai takepan/lontar yang antara lain:
·
SERAT MENAK
·
WEDATAMA
·
TAPEL ADAM
·
HANA KIDUNG
·
DAMAR ULAN
·
SERAT HIDAYAT JATI
·
DALANG JATI
·
TAEKWARDI
·
KALAMWADI
·
JATI SWARA
·
NABI MEPARAS
·
NUR MUHAMAD
·
KISASUL AMBIA
·
LAHIR NABI
·
MIRAB NABI
·
MARAKARMA
·
JAKA TARUB
·
PANJI WULUNG
·
MONYEH
Diantara
naskah yang di jelaskan diatas, beliau memiliki 9 naskah yang beliau simpan,
beliau merupakan salah satu tokoh yang menyimpan banayak jenis naskah karena
peduli beliau terhadap budaya yang harus diwariskan kepada masyarakat. Beliau meneceritakan
berbagai isi naskah secara singakat salah satu yang beliau ceritakan adalah
tentang naskah kasmaran, naskah ini menceritakan tentang kiat-kiat
dalam berumah tangga serta peraturan-peraturan dalam masyarakat itu muncul
diambil dari naskah-naskh kun,tutur beliau. Setelah kami menanyakan berbagai
sejarah yang ada tentang naskah kuno beliau memberikan penjelasan secara
santai, tetapi sangat kaya akan ilmu,
dan menyuguhkan minuman dan cemilan untuk kami, beliau sangat rendah hati dan terbuka. Setelah
menanyakan berbgai pertnyaan beliau mengeluarkan naskah kunotetapi berbentuk foto copyan.
naskah kuno nur muhammad
Naskah
ini berbentuk foto copian karena beliau
bercerita beliau memiliki 9 naskah kuno yang diturunkan oleh nenek moyang
beliau, kepedulian beliau terhadap
budaya membuat beliau dipercayakan menyimpannaskah kno, beliau menuturkan bahwa naskah kuno yang asli
banyak dipinjamkan bahkan tidak dikembalikan,
dan banyak naskah kuno yang tertumpuk di lemaari akibat gempa. Naskah di atas
disebut sebagai naskah kuno “nur Muhammad”
dalam naskah ini beliau menecritakan
bahwa naskah ini berisi tentang pesan-pesan agama yang terakndung dalam naskah
ini, naskah ini juga menjelaskan amalan serta sunah-sunah yang dilakukan oleh
nabi muhammad, menurut penuturan
beliau mengetahui tentang agama banyak
memalui naskah kuno,tentang sholat lima waktu,
puasa, rukun iman dan islam beliau jg mengetahuinya melalui naskah
kuno, banyak naskah kuno yang
menjelaskan tentang kehidupan para nabi serta ilmu-ilmu agama silam yang berlandaskan
tauhid.
Beliau juga banyak menceritakan
tentang naskah-naskah yang lain diantaranya naskah tentang “monyeh” yang artinya monyet naskah
ini meneceritakan tentang sesosok panji yang menyamar menjadi monyet dengan
menggunakan jubah dari kulit monyet hal
ini dilakukan untuk dekat dengan sebuah putri di kerajaaan. Banayak cerita yang
beliau ajarkan yang tentuny banyak kami ambil hikmah dan kaya akan ilmu, kami mulai
sadar pentingny akan ilmu, beliaumenuturkan manfaat naskah kuno bagi beliau
adalah dengan sejarah kita bisa mengetahui asal usul kita, budaya adalah nama
kita identitas kita,
dengan terus mendalami budaya kita
mengetaui sesuatu yang sangat berharga, saya menyimpan naskah kuno agar dapat
di lestarikan dan diwariskan kepada penerus, saya tidak mau pada saat saya
mati, budaya akan pengetahuan tentang sejarah serta budaya kita juga mati, ujar Datu Artadi. Salah satu cara beliau
dalam mengembangkan budaya melalui naskah kuno yaitu beliau
melatih para generasi bangsa khususnya milineal untuk peduli akan budaya, banayak anak muda yang tidak mengetahui budayanya sendiri,
beliau mmembut peltihan tembang untuk para pemuda agar budaya ini tidak luntur,
tidak heran pada saat kami mengunjungi rumah beliau, beliau sangat antusias
dalam menyambut generasi muda yang ingin belajar tentang kebudayaan beliau
sangat terbuka dengan siapapun dan beliau sangat rendah hati dan akrab dengan
kami. Untuk para milineal saya sarankan kepada teman-teman yang tertarik akan
kebudayaan coba lebih mendalam lagi belajar tentang kebudayaan
salah satu di tokoh Datu Artadi, beliau sangat terbuka dalam meyampaikan
kebudayaan.

